1.5.10

Puisi-Puisi Berserakan

Iseng ngebuka-buka template handphone, ternyata banyak banget puisi yang baru diketik setengah jalan.
Ada yang berminat melanjutkan?


Lelah
Aku lelah jadi angin
berputar-putar di pusaran yang sama
mengecil
dan terhuyung-huyung membawa semua beban yang ia pikul sendiri
toh dengan tidak diampun
ia semakin merusak
.
Aku lelah jadi awan 
harus selalu putih
namun tak boleh jatuh di bawah teman-temannya
berlomba mencapai atmosfer tertinggi
padahal nanti pun ia jatuh jua
jadi hujan
.
Aku lelah jadi bukit
sok kokoh menantang langit
sendirian
padahal tak ada satupun pendukung
akhirnya jadi longsor jua
...

Kawan Lama
Tertegun aku menatap
dalam pigura tua
sebingkai gambar bahagia terlukis disana
aku yang renta tersenyum bangga
betapa kalian, yang di dalam sana
telah berhasil dan berbeda
.
Suatu hari kita kan saling melupakan
berjauh-jauhan dan hanya bisa terkenang
.
Tapi sebentuk doa kan selalu tersampaikan
...

Salah
Ada yang salah dengan hatiku
seperti terkoyak mengeluarkan isi-isinya
seperti ada duri di dalam
dan lebih tajam
menusuk-nusuknya perih
hingga darah terciprat
di bagian manasaja darinya
mengoyak dadaku yang terbakar
sebuah lubang menganga tepat di tengah
memperlihatkan tulang rusukku merapuh
luka tak kasat mata yang tak tersembuhkan
.
Ada yang rancu dalam logikaku
masih berpikir rasional tentang yang irasional
...


Well,
kalau dipikir-pikir banyak banget draft gue. Baik puisi, cerpen, dan kawan-kawan. Dan semua itu membuktikan bahwa gue emang rada gak serius sama cita-cita gue.
Come on, tha!
You should be real writer !!!

;;